Senin, 09 September 2013

Tugas Resume TDA

DOKUMEN
Dokumen berasal dari bahasa latin yaitu docere, yang berarti mengajar. Pengertian dokumen menurut Louis Gottschalk (1986; 38) seringkali digunakan para ahli dalam dua pengertian, yaitu pertama, berarti sumber tertulis bagi informasi sejarah sebagai kebalikan daripada kesaksian lisan, artefak, peninggalan-peninggalan terlukis, dan petilasan-petilasan arkeologis. Pengertian kedua diperuntukan bagi surat-surat resmi dan surat-surat negara seperti surat perjanjian, undang-undang, hibah, konsesi, dan lainnya. Lebih lanjut, Gottschalk menyatakan bahwa dokumen (dokumentasi) dalam pengertiannya yang lebih luas berupa setiap proses pembuktian yang didasarkan atas jenis sumber apapun, baik itu yang bersifat tulisan, lisan, gambaran, atau arkeologis.

G.J. Renier, sejarawan terkemuka dari University College London, (1997; 104) menjelaskan istilah dokumen dalam tiga pengertian, pertama dalam arti luas, yaitu yang meliputi semua sumber, baik sumber tertulis maupun sumber lisan; kedua dalam arti sempit, yaitu yang meliputi semua sumber tertulis saja; ketiga dalam arti spesifik, yaitu hanya yang meliputi surat-surat resmi dan surat-surat negara, seperti surat perjanjian, undang-undang, konsesi, hibah dan sebagainya.

Guba dan Lincoln (dalam Moleong, 2007;216-217) menjelaskan istilah dokumen yang dibedakan dengan record. Definisi dari record adalah setiap pernyataan tertulis yang disusun oleh seseorang / lembaga untuk keperluan pengujian suatu peristiwa atau menyajikan akunting. Sedang dokumen adalah setiap bahan tertulis ataupun film, lain dari record, yang tidak dipersiapkan karena adanya permintaan seorang penyidik. Sedangkan menurut Robert C. Bogdan seperti yang dikutip Sugiyono (2005; 82) dokumen merupakan catatan peristiwa yang telah berlalu, bisa berbentuk tulisan, gambar, karya-karya monumental dari seseorang.
Dari berbagai pengertian di atas, maka dapat ditarik benang merahnya bahwa dokumen merupakan sumber data yang digunakan untuk melengkapi penelitian, baik berupa sumber tertulis, film, gambar (foto), dan karya-karya monumental, yang semuanya itu memberikan informasi bagi proses penelitian.

Software Crisis
krisis perangkat lunak adalah CHARACTERIZER oleh ketidakmampuan untuk mengembangkan proyek perangkat lunak yang diinginkan karena masalah seperti:
  Proyek berjalan di atas anggaran
  Proyek yang berjalan dari waktu ke waktu
  Perangkat lunak berkualitas rendah
  Perangkat lunak tidak efisien
  Perangkat lunak tidak memenuhi persyaratan
  Project terkendali / kode sulit untuk mempertahankan
  Akar prinsip rekayasa perangkat lunak dan proses diterapkan dengan ketat
https://sites.google.com/site/kuliahtda/my-forms

Software Documentation
•           Dokumentasi dan sistem informasi diperlukan semua tahap development dari produk perangkat lunak dari kebutuhan pengguna fase, melalui desain dan implementasi, sampai pengiriman dan maintenance produk.
•           untuk thisrecoson dokumentasi harus didesain, dikelola, diproduksi,diterbitkan dan dipelihara
•           kegiatan ini sering dilihat sebagai prioritas kadua atau beban, tapi sangat berguna.
•           mereka bocome lebi mudah bila dilakukan dilingkungan acoherent yang memungkinkan produksi artefak memakai dan publikasi mereka dikertas dan formulir elektronik.

TUJUAN DOKUMENTASI

1. Arus komunikasi
    Komunikasi terjadi dalam 3 arah:
      a. Ke bawah untuk melakukan instruksi
      b. Ke atas untuk memberi laporan
      c. Ke samping (lateral) untuk memberi saran
2. Untuk memberi informasi
     Pentingnya kiranya untuk terus-menerus memberi informasi kepada orang tentang apa yang telah,sedang,dan akan dilakukan,serta segala perubahan dalam pekerjaan yang telah ditetapkan.
3. Untuk mengidentifikasi
     Beberapa dokumentasi dirancang untuk mengidentifikasi.
4. Untuk menetapkan Prosedur dan Standar
     Prosedur menentukan rangkaian kegiatan yang akan dilakasanakan,sedangkan Standar menentukan aturan yang akan dianut dalam menjalankan prosedur tersebut.

ymukhlis.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/8254/Dokumentasi.pdf

Jumat, 30 November 2012

Tugas PBD II


Rangkuman PBD II


Function
Function adalah suatu blok PL/SQL yang memiliki konsep sama dengan procedure, hanya saja pada function terdapat pengembalian nilai (return value).
Karena function dapat mengembalikan sebuah nilai, function dapat diakses seperti layaknya sebuah variabel biasa.
Bentuk Umum :
CREATE OR REPLACE FUNCTION nama_function (parameter_1, …)
RETURN tipe_data AS
variabel_1 tipe_data;
BEGIN
statemen_1;
RETURN nilai_yang_dikembalikan;
END;

Statemen RETURN tipe_data diatas menunjukkan bahwa function akan mengembalikan nilai dengan tipe data tertentu
Statemen RETURN nilai_yang_dikembalikan berfungsi untuk mengembalikan nilai yang telah diproses dalam function
Contoh Function Tanpa Parameter :
·         CREATE OR REPLACE FUNCTION tulis_teks RETURN VARCHAR2 AS
S VARCHAR2(20)
BEGIN
S := ‘HALLO SEMUA’;
RETURN S;
END;


·         SET SERVEROUTPUT ON
DECLARE
X VARCHAR2(20);
BEGIN
X := tulis_teks;
DBMS_OUTPUT.PUT_LINE(X);
END;

Contoh Function Dengan Parameter :
·         CREATE OR REPLACE FUNCTION
pangkat (bil INTEGER, n INTEGER)
RETURN INTEGER AS
HASIL INTEGER(10);
I INTEGER;
BEGIN
HASIL := 1;

FOR I IN 1..n LOOP
HASIL := HASIL * bil;

END LOOP;
RETURN HASIL;
END;

·         SET SERVEROUTPUT ON
DECLARE
H INTEGER;
BEGIN
H := pangkat(2, 3);
DBMS_OUTPUT.PUT_LINE(‘Hasil = ‘ || TO_CHAR(H));
END;


Contoh Function Dalam Function :
·         CREATE OR REPLACE FUNCTION kuadrat (X NUMBER)
RETURN NUMBER AS
HASIL NUMBER(10);
BEGIN
HASIL := X * X;
RETURN HASIL;
END;

·         CREATE OR REPLACE FUNCTION determinan
(a NUMBER, b NUMBER, c NUMBER)
RETURN NUMBER AS
D NUMBER(10);
BEGIN
D := kuadrat(b) – (4 * a * c);
RETURN D;
END;

·         SET SERVEROUTPUT ON
DECLARE
D NUMBER(10);
BEGIN
D := determinan(1, 1, -6);
DBMS_OUTPUT.PUT_LINE(‘Nilai determinan = ‘ || TO_CHAR(D));
END;

10390100042
                                                Abd. Alim